Menembus Ruang & Waktu
Aku bersyukur dilahirkan di masa teknologi tinggi.
Masa dimana kita bisa melakukan komunikasi tanpa batas.
Meski berbeda benua, berbeda waktu.
Di bawah langit yang sama.
Menembus ruang dan waktu.
This entry was posted
on Wednesday, January 18th, 2006 at 2:14 am and is filed under true story.
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.
January 19th, 2006 at 12:38 am
Salut gw du ama loe. Sejak kapan jd penyair? :p Bener ya, klo hati seseorang sedang berbunga2 tiba2 bisa org itu bisa menjadi seorang penyair kawakan…Hahahaha…
January 19th, 2006 at 12:55 am
Buat betsy: Hehehehe…